Haaaaaai reader, di tulisanku kali ini aku bakal cerita tentang keluarga besarku dari pihak Bapak. yaa keluarga besar Parto Sidi. Oiyaaa, aku nulis beginian bukan karena apa-apa, aku cuma mau ngeluapin rasa bahagia aku bisa menjadi salah satu cucu Parto Sidi :))
Bapaknya Bapak alias Mbahku bernama Parto Sidi, tapi biasa memanggilnya mbah sidi. Istrinya bernama Mbah saki (kalo gak salah, aku lupa belum tanyak sumber terpercaya). dari pernikahan mereka berdua menghasilkan kurang lebih sepuluh anak, terdiri dari 3 perempuan dan 7 laki-laki. Semua anak-anak beliau, mereka berinama dengan inisal B semua dan bernama belakang Suparto. Sungguh kreatif sekali Mbahku itu :)) dan nama bapak aku sendiri Birowo Suparto, bapak adalah anak ke sembilan. So, aku punya banyak banget pakde dan bude. Nah dari sini nih aku percaya sama pepatah Jawa yang bilang "banyak anak banayk rejeki". itu bener banget mameeeeeen! dampaknya berimpas ke cucu-cucunya. Aku jadi punya saudara banyaaak, yang alhamdulillah sekarang ada dibeberapa kota besar di pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Purwokerto, Magetan, Surabaya, dan Malang. Selain itu read, cucu-cucu Mbah Sidi banyak yang seumuraaaan, yang seumuran sama aku aja ada kurang lebih delapan orang dan itu juga jaum hawa. gilaaaaa kurang bahagia apa coba. Mangkanya setiap ada acara keluarga, aku pasrti seneng. Kumpul bareng saudara jauh, berbagi cerita, berbagi duit jugaa hahaha :D
Oiya, Mbah Sidi asli orang Magetan Read. Setiap lebaran aku mesti pulang kesana. Cerita lucunya, setiap mau tidur, kita mesti rebutan bantal. karena saking banyaknya sodara yang tidak sepadan dengan jumlah bantal. hahahaa. terus pas lebaran ada tradisi bagi-bagi duit, karena sodara banyaaaak, pendapatanku juga banyak. wkwkwwk senang sekali :D Tapi, semenjak mbah Kakung dan mbah Putri kembali kepada sang Pencipta. Rumah Brancang gak seramai dulu. Mangkanya sekarang setiap ada acara keluarga mesti paling semangat. hahaaha
Terima Kasih ya Embah, aku seneng sekali bisa jadi bagian dari keluarga Parto Sidi :))
Dan Aku bersyukur, berterima kasih sama Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara kedua, memberi rezeki kepada siapa saja dan dengan cara yang tidak disangka-sangka. Memiliki keluarga besar seperti sekarang ini adalah anugerah yang tak ternilai, sebisa mungkin aku akan menjaga keutuhan keluarga ini.