Rabu, 08 Juni 2016

Tertahan

Ya, sesuai judulnya tertahan.
Apalagi kalau bukan air mata.

Kompleks.
Rumit.
Kecewa.
dan ketakutan.

Entah diksi seperti apalagi yang mampu mendefinisikan.

Aku menulis, melegakan perasaan.
Bukan menggumbar keluhan.

Aku ingin berteman dengan kesabaran, berdamai dengan keadaan.

Setan berbisik, mana mungkin.

Saat ini aku hanya ingin menangis, menangis sejadi-jadinya.

Membiarkan air mata berbicara, tentang dosa hari-hari lalu, dan hari.

Tentang kita, mungkin [?]

Setelah ini, kulepas, tak kan kutahan.

Aku lelah.
Tapi belum juga menyerah



Tidak ada komentar:

Posting Komentar