Kamis, 29 Mei 2014

Trust me, I'll be there

"Aku menulis dengan penuh harap. Harapan agar setiap asa yang terwakilkan oleh kata menjadi nyata. Ya, nyata. Apa yang lebih sempurna dari angan yang bermetamorfosa menjadi kenyataan? Kurasa tak ada."

Lewat tulisan ini aku ingin berbicara, seperti seorang anak tk yang penuh kecerian dan keberaniam bercerita tentang cita-cita saat ia dewasa. Walaupun usiaku tak lagi dikategorikan sebagai anak-anak. Aku seorang gadis yang akan segera mengakhiri masa diusia belasan yang gemar mengoleksi harapan. Karena gemeranku ini, aku membuat sebuah "bucket list". Aku mencatat segala harapan, mulai dari yang sederhana hingga yang tak biasa. Salah satu isi bucket listku adalah mengunjungi Eropa. Benua biru yang menuliskan catatan sejarah paling dikenang oleh dunia. Sungguh luar biasa. Dan kau tahu negara mana yang ingin aku sapa pertama kali saat kakiku menjajaki Eropa? akan ku jawab dengan lantang, INGGRIS.

Jika kau tanya mengapa? aku tak akan keberatan memaparkan semuanya. dan aku tak akan memaksamu untuk percaya.

London Bridge



Sejak aku melihat London Bridge melalui dunia maya, aku langsung jatuh cinta. Jembatan ini benar-benar mempesona. Belum lagi, gemerlap lampu yang menambah keanggunan dan menghadirkan romantisme di malam hari yang teduh. Aku berargumen sendiri, bahwa bentuk bangunan London Bridge memberi arti 'cinta' lebih dalam dari bangunan cinta manapun. Jika kau perhatikan dua tiang jembatan yang kokoh dan saling terkait membentuk bangunan megah yang dapat dinikmati dalam waktu yang lama. Seperti itulah gambaran manusia yang sedang jatuh cinta, menyatu satu sama lain dan tak akan terlepas.

Perlu kau tahu, sebegitu aku jatuh cintanya pada London Bridge, di kotaku sendiri ada bangunan yang agak menyerupai ini, dan aku menamainya "London Bridge made Surabaya" hahaha :D bangunan itu adalah Pintu Air Jagir. Bangunan ini adalah penghibur hatiku karena hingga kini aku belum bisa menginjak London Bridge. Setiap aku melewati bangunan ini, aku membayangkan diriku berada di London Bridge yang sesungguhnya.


Aku berharap, bahkan sangat berharap bisa merasakan kemegahan London Bridge secara nyata, bukan sekedar lewat dunia maya lagi.

London Eye


Sederhana saja, sebagai penikmat senja, aku ingin memanjakan mataku dengan pemandangan senja yang berbeda. Mengagumi penjuru sudut kota London dari London Eye, sungguh aku kan bahagia saat itu juga. Indahnya bukan main.


Entah kau percaya atau tidak, London Bridge dan London Eye, hanya ada dua alasan mengapa aku berharap dapat menyapa Inggris. Aku yakin aku akan ada disana. Aku akan memperjuangkan setiap harapan yang aku lahirkan, kerena aku bertanggung jawab untuk itu. Dalam hati aku tak pernah berhenti berdoa, agar ini tak sekedar angan.

Semoga Tuhan, menyelasakan setiap kehendakNya dengan segala harapku. Semoga kamu yang tak sengaja membaca, tak berberat hati untuk mengamininya. Amin

Trust me, I'll be there :)

Dan ku perkenalkan padamu teman setiaku untuk menulis...................


Salam hangat dari yang tak henti berharap :)