Pagi adalah caraku memberi nama ketika malam menghilang, tetapi bayanganmu tak turut hilang.
Pagi adalah caraku memberi nama ketika matahari datang, tetapi kau tak bergegas datang.
Pagi adalah caraku memberi nama ketika ayam jago berkokok penuh semangat membangunkanku, tetapi nyatanya aku tak ingin beranjak, aku masih ingin menikmati mimpiku bersamamu.
Pagi adalah caraku memberi nama untuk setiap tetes embun yang membasahi bumi, berharap dia tak menolak jika ku jadikan penghapus untuk angan semu tentangmu.
Pagi adalah caraku memberi nama ketika hari silih berganti, tapi kau tak kunjung menyadari.
Pagi adalah caraku memberi nana ketika aku masih dalam penantian yang sama, yaitu kamu.
Pagi adalah caraku bersyukur atas waktumu semalam, yang mungkin bagimu itu biasa.
Pagi adalah caraku bersyukur aku masih sanggup menghadirkan senyuman untuk memalsukan kekecewaan.
Pagi adalah caraku bersyukur lagi dan lagi pada Tuhan, yang menghadirkan sosokmu yang begitu istimewa.
Pagi adalah dimana kepalaku dirubung tanda tanya,
Menerka-nerka bagaimana caramu melewati hari,
Apa aku alasan untuk kamu mengukirkan senyum sepanjang hari?
Apa kau mengingatku pagi ini?
Apa dia yang membuatmu bahagia hari ini?
Aku selalu memikirkan itu, setiap pagi.
Pagi adalah dimana aku selalu mengharap pesan singkatmu yang betuliskan kalimat "Selamat pagi, kita :) " sederhana saja.
Pagiku salalu sama, ada kamu di dalamnya.