berpikir dewasa
dan berimajinasi seperti anak-anak.
dilematika hidup
emosi
tangis
tawa
haru
bahagia
sepi
sunyi
sendiri
harapan
kecewa
masa kecil, penuh cerita, penuh bahagia.
permen, balon dan coklat miniatur surga.
semakin dewasa paham perihal luka.
tentang cinta yang mengundang duka.
hararapan yang merangkul kecewa.
seolah berganti peran menjadi pengagum air mata.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar