Senin, 23 Juni 2014

Secangkir Teh Madu

Selamat malam, cinta.

Malam ini aku lelah sekali.
Aku lelah menunggu.
Menunggumu mengucap, "aku sayang kamu"
Tapi aku tau, itu semua mimpi.

Dalam setiap lelahku.
Aku selalu menyempatkan diri membuat secangkir teh madu.
Perlu kau tahu, cinta.
Aku suka kopi, tapi ada yang melarangku menikmati minuman berkelas itu.
Aku juga suka susu, tapi hanya susu coklat yang sehati dengan lidahku.
dan karena itu, aku memilih teh madu sebagai teman setiaku saat aku kelelahan.
Aku mulai mengenal teh madu dari Bapak aku.
Teh Madu menyehatkan, tanpa lemak dan kafein.
Hampir aku lupa, warna Teh Madu kuning keemasan.
Membawa aroma kecerian saat aku menyeduhnya.


Secangkir Teh Madu sangat berarti dalam hidupku.
Menghangatkan, saat dunia sedang tak hangat-hangatnya.
Meneduhkan, saat pikiran mulai dihujani tanda tanya, apalagi itu  tanya darimu.

Silahkan kau rasakan sendiri, betapa nikmatnya Secangkir Teh Madu.
dan satu lagi, Secangkir Teh Madu adalah bukti aku lelah menantimu.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar