Kita dilahirkan dari rahim wanita hebat yang kita sebut ibu
Kita dibesarkan oleh laki-laki tangguh yang kita sebut ayah
Tanpa Ayah dan Ibu tak akan pernah ada kita
Kehadiran kita melahirkan harapan baru bagi mereka
Sebuah harapan masa depan yang mengantarkan kita pada
kebahagiaan
Ayah dan Ibu mungkin tak pernah mengutarakannya secara
langsung
Tapi apakah kalian pernah mendengar ini?
“Sekolah yang pinter biar besok bisa jadi dokter”
Susunan kata sederhana yang mengandung makna
Dan menjadi bukti bahwa kita harapan, masa depan dan kebahagiaan
mereka
Namun……
Ketika kita beranjak dewasa, tak sedikit perdebatan antara
kita dan mereka
Berselisih paham tentang masa depan
Saling menuntut keegoan. Ayah dan Ibu ingin A dan kita ingin
B
Sebuah perbedaan presepsi yang membingungkan logika
Seiring berjalannya waktu, ayah dan ibu mungkin mulai ragu
Apakah kita bisa mewujudkan harapan dalam sebuah perbedaan?
Apakah kita bisa mengalirkan kebahagiaan untuk mereka dengan
keegoan ?
Hari ini, kami menjawab kegundahan Ayah dan Ibu
“Jangan khawatir ayah, ibu. Apapun latar belakang kami, apapun
mimpi dan cita cita kami. dibenak kami selalu ada niat untuk membahagiakan
kalian. Karena kebahagiaan kalian adalah balasan untuk semua pengorbanan
kalian”
“Berjalanlah beriringan bersama kami untuk meraih mimpi kami
”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar